BeritaPendidikan

Akademisi Cianjur Sebut Selalu Ada Kepentingan Pribadi dari Study Tour Sekolah

CIANJURUPDATE.COM – Akademisi dari Universitas Putra Indonesia (UNPI) Cianjur, Librianti Kurnia Yuki, menyoroti praktik study tour yang kerap dilakukan sekolah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membebani siswa secara finansial, tetapi juga sarat dengan kepentingan pribadi dari pihak sekolah.

“Saya sangat mendukung kebijakan peniadaan study tour karena sering kali ada oknum guru atau kepala sekolah yang ikut tanpa biaya. Ini jelas menunjukkan adanya kepentingan pribadi dalam penyelenggaraannya,” ujar Librianti, Selasa (25/2/2025).

BACA JUGA: DPRD Cianjur Panggil KCD dan Kepala SMAN 1 Cianjur Terkait Study Tour ke Bali

Ia menilai bahwa biaya perjalanan ke luar daerah, seperti Yogyakarta atau Bali, cenderung tinggi, tetapi fasilitas yang diterima siswa tidak sebanding.

Librianti berbagi pengalaman pribadinya saat anaknya mengikuti study tour dengan biaya besar, tetapi harus berbagi kamar dengan empat siswa lain di hotel.

Selain itu, ia menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan, terutama bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

BACA JUGA: Praktisi Pendidikan Cianjur Dukung Peniadaan Study Tour di Sekolah

Banyak di antara mereka yang terpaksa berutang demi bisa ikut serta, atau bahkan tidak berpartisipasi sama sekali dan akhirnya merasa tersisih.

Menurut Librianti, kondisi ini jarang mendapat perhatian dari pihak sekolah.

Ia pun mendukung gagasan mengganti study tour dengan kegiatan edukatif lain yang lebih inklusif, seperti outing class.

BACA JUGA: DPRD Cianjur Dukung Larangan Study Tour, Akan Panggil Disdikpora dan KCD

“Jika ada anggaran untuk kegiatan luar sekolah, sebaiknya difokuskan pada program yang benar-benar memberikan manfaat akademik tanpa membebani siswa,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button