Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Wisata Alam Sevillage Cianjur
Berita

Kepemimpinan Herman Apdesi Sebut Cianjur Tertinggal Pembangunan

Terbit 1 Jun 2022 07:47 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Kepemimpinan Herman Apdesi Sebut Cianjur Tertinggal Pembangunan — Cianjur Update
Istimewa

Cianjur Update, Cianjur – Setahun lebih kepempimpinan Bupati Cianjur Herman Suherman, Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Cianjur, Beni Irawan, sebut dalam pembangunan infrastruktur memang ada ketertinggalan.

Beni mengatakan, adanya ketertinggalan dalam infrastruktur karena adanya Pandemi Covid-19, dan ada rekofusing anggaran. Menurutnya hal itu terjadi bukan atas kesalahan bupati.

“Jadi kaitan dengan kepemimpinan pak Bupati, bagaimanapun Bupati adalah orangtua kita, orangtuanya para kepala desa. Saya juga tidak menutup mata bahwa di Cianjur ini ada ketertinggalan infrastruktur, baik di Kabupaten maupun di desa. Dan saya tidak bisa menyalahkan bahwa itu kesalahan bupati, tidak,” kata Ketua Apdesi Cianjur, Beni Irawan.

Baca Juga
Akademisi Sebut, Golkar Cianjur Perlu Figur Pemersatu Organisasi dan Publik
Berita · Berita terkait
BACA JUGA: Doakan Anak Ridwan Kamil Ditemukan, Bupati Cianjur: Sangat Sedih

Karena, lanjut Beni, di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD), kemudian di desa, di kabupaten sudah rekofusing anggaran.

“Yang tadinya bupati sudah memprogramkan pembangunan infrastruktur, tapi tiba-tiba datang surat dari kementerian atau presiden bahwa anggaran itu harus ke kegiatan Covid-19. Untuk pemberian sembako misalkan, atau kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkap Beni.

Beni juga mengatakan, masyarakat harus diberikan pemahaman alasan Cianjur belum melakukan pembangunan. Karena tidak hanya di Cianjur saja, bahkan di seluruh Indonesia.

Baca Juga
Tegakkan Aturan, Pemkab Cianjur Tertibkan Bangunan Tak Berizin di RUMIJA dan DAS pada Empat Kecamatan
Berita · Berita terkait

“Karena tidak hanya di Cianjur, mungkin di seluruh Indonesia bahwa anggaran itu ada tapi tidak ke infrastruktur, tapi ke bentuk kegiatan lain. Contoh ke penanggulangan Covid-19 yang tidak sedikit anggarannya sangat luar biasa banyak,” papar Beni.

Kemudian, masih kata Beni, Pemda Cianjur juga sama memberikan bantuan, kalau di desa berupa bantuan langsung tunai (BLT), dan di kabupaten juga sama ada.

“Bayangkan saja kalau di seluruh Kabupaten 32 kecamatan,354 desa uang itu bercecer kemana-mana,” tutupnya.(afs)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
RSUD Cimacan Cianjur