Cianjur Update

Banjir Desa Nagrak Cianjur Genangi 11 Hektar Lahan dan 10 Rumah

CIANJUR UPDATE, Cianjur – Lahan seluas 11 hektar dan 10 rumah tergenang banjir di Kampung Sudi Desa Nagrak Kecamatan Cianjur, pada Senin (6/6/2022). Kejadian bermula ketika hujan deras melanda lokasi sejak sore hari.

Kepala Desa Nagrak Cianjur, Hendi Saepul Maladi mengatakan, pihaknya langsung membuat laporan ke dinas terkait untuk segera menanggulangi banjir.

“Kita laporan ke camat dan BPBD Kabupaten Cianjur, mudah-mudahan ditanggulangi secepatnya,” kata dia kepada wartawan, Senin (6/6/2022).

Hendi menjelaskan, ada belasan hekat lahan yang tergenang banjir. Selain itu, jalan pun untuk sementara tidak bisa dilalui oleh masyarakat.

“Kira-kira 11 hektar lahan dan 5 sampai 10 rumah yang tergenang banjir,” kata dia.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Hendi mengaku cemas, banjir semakin besar melanda daerah tersebut.

“Tetap jaga waspada karena yang ditakutkan banjir makin besar,” ungkap dia.

Hingga saat ini, lanjut dia, kerugian belum diketahui jumlahnya. Pihaknya berkomitmen untuk melakukan upaya pencegahan agar banjir tidak kembali melanda Desa Nagrak Cianjur.

“Insya Allah kita lihat ke hulu, nanti kalau misalkan di lokasi tersebut dilaporkan ke dinas terkait agar cepat ditanggulangi,” tutup dia.

Baca Juga: Akibat Tanggul Jebol, Pelabuhan di Tanjung Emas di Semarang Terendam Banjir

Banjir Nagrak Cianjur Pernah Terjadi Pada 2016

Banjir landa Kampung Sudi Desa Nagrak, Cianjur.(Foto: Afsal Muhammad/cianjurupdate.com)

Banjir yang melanda Kampung Sudi Desa Nagrak, Cianjur sempat terjadi pada Januari 2016 lalu. Hal itu diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat Desa Nagrak, Cep Hernawan.

“Banjir ini sempat terjadi pada Januari 2016 yang lalu,” singkat dia.

Diduga banjir diakibatkan hujan deras yang melanda lokasi sejak sore hari. Sehingga, air pun meluap dan menutupi badan jalan, sehingga untuk sementara tidak bisa dilalui kendaraan.

Warga Kampung Wargaluyu dan Kampung Sudi yang dalam perbatasan pun berdatangan ke lokasi untuk melihat kondisi banjir. Warga yang ingin melalui jalur terpaksa putar balik.

Tidak hanya jalan, beberapa rumah warga pun ikut terdampak banjir. Air meluap masuk ke dalam rumah sehingga warga perlu mengungsi.

Bahkan, pesawahan pun ikut tergerus banjir. Belum diketahui berapa kerugian yang dialami warga. Hingga saat ini banjir masih belum surut meskipun hujan mereda.(afs)

Berita Terkait

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami