CIANJURUPDATE.COM – Sebuah pohon setinggi 12 meter tumbang dan menimpa dua pemudik yang tengah melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Ari Wiratanudatar, Desa Sukataris, Kecamatan Karangtengah, pada Senin (1/4/2025) sekitar pukul 21.00 WIB.
Kejadian ini pertama kali diketahui berkat informasi dari seorang pelanggan kepada saksi mata di lokasi.
Isyam Muhammad Fatah (27), saksi mata yang pertama kali mengetahui insiden ini, mengaku mendapat kabar dari pelanggan bahwa ada pohon tumbang. Setelah menuju lokasi, ia melihat dua orang korban terjepit di bawah pohon beserta sepeda motor mereka.
“Saat saya menghampiri pohon tersebut, terlihat ada pria separuh baya dan seorang remaja yang terjebak bersama sepeda motornya,” ungkap Isyam pada Selasa (2/4/2025).
Menurut Isyam, warga sekitar segera berupaya membantu evakuasi korban. Yang mengejutkan, tumbangnya pohon tersebut tidak disebabkan oleh hujan deras atau angin kencang. Pada saat kejadian, kondisi cuaca relatif tenang, dan lalu lintas dalam keadaan ramai.
“Proses evakuasi tidak berlangsung lama. Setelah berhasil dikeluarkan dari reruntuhan pohon, korban segera dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator Relawan Tanggap Bencana (Retana) Rudi Syachdiar menjelaskan bahwa pohon tumbang tersebut diduga akibat akar yang sudah rapuh. Ia menyoroti pentingnya perhatian dari pihak berwenang untuk mengantisipasi pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sepanjang jalur tersebut.
“Dengan kondisi pohon yang sudah tua dan akar yang rapuh, seharusnya ada pemantauan lebih lanjut dari pihak terkait guna mencegah kejadian serupa. Kedua korban diketahui berasal dari Purwakarta,” ujar Rudi.
Ia menambahkan bahwa kedua korban mengalami luka serius dan telah dilarikan ke Rumah Sakit Hafizh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Mungkin faktor utama tumbangnya pohon ini adalah akar yang rapuh, meskipun hujan sudah reda beberapa jam sebelumnya dan angin tidak terlalu kencang,” jelasnya.
BACA JUGA: Arus Mudik 2025 Lancar, 561 Angkot Cipanas Dihentikan Sementara
Proses evakuasi korban dan pembersihan lokasi insiden dilakukan dengan melibatkan gabungan tim dari BPBD, PMI, ORARI, serta relawan Retana. Rudi memastikan bahwa seluruh proses berjalan lancar dan selesai dalam waktu yang relatif singkat.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perawatan dan pemantauan pohon-pohon besar di sepanjang jalan raya, terutama menjelang musim mudik yang biasanya diiringi peningkatan volume kendaraan.