Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Cianjur Dikenal Sebagai Kota Santri, Begini Penjelasannya

Terbit 22 Okt 2019 08:26 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Cianjur Dikenal Sebagai Kota Santri, Begini Penjelasannya — Cianjur Update

– Kabupaten Cianjur terkenal dengan sebutan Kota Santri. Hal itu dikarenakan banyaknya santri dan pondok pesantren yang ada di Kabupaten Cianjur. Maka dari itu, Kota Santri menjadi julukan bagi Kabupaten Cianjur.

Ketua Forum Komunikasi Diniyah dan Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Cianjur, Muhammad Toha mengungkapkan, Kabupaten Cianjur disebut Kota Santri karena memiliki santri, ulama, dan pondok pesantren yang banyak.

“Disebut Kota Santri karena banyak santrinya, banyak ulamanya.Tentunya, banyak juga pondok pesantrennya. Selain itu, banyak juga pengajiannya,” tuturnya saat dihubungi , Selasa (22/10/2019)

Iklan sevilage

Selain itu, Toha pun mengatakan pondok pesantren yang ada di Cianjur jumlahnya ada ribuan. Namun, yang terdaftar di Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur hanya sekitar 400 ponpes.

Baca Juga
Kapolres Cianjur Pimpin Langsung Razia Malam Minggu, Knalpot Brong Disasar, Obat-obatan dan Miras Ditemukan
Berita · Berita terkait

“Sebenarnya pondok pesantren yang ada di Cianjur itu banyak sekali. Bisa sampai ribuan. Namun, yang terdaftar di Kemenag itu hanya sekitar 400 pondok pesantren saja,” tuturnya.

Mengenai hal tersebut, Toha mengungkapkan bahwa banyaknya ponpes yang tidak terdaftar di Kemenag karena kendala andministrasi. Toha mengatakan, bisa saja pondok pesantren terkait tidak ingin mendaftarkannya atau tidak tahu caranya.

“Jadi ada yang tidak mau didaftarkan ke Kemenag. Dan, mungkin ada juga yang kebingungan bagaimana cara mendaftarkan ke Kemenag,” kata dia.

Baca Juga
Bupati Cianjur Apresiasi Gelaran Sport Championship Roofpark Puncak, Dorong Lahirnya Atlet Berprestasi
Berita · Berita terkait

Mengenai tingkat nilai religi di Cianjur, Toha menilai masih banyak yang harus ditingkatkan. Toha menuturkan masyarakat dan pemerintah perlu meningkatkan tingkat mengaji di masyarakat khususnya remaja.

“Masih kurang menurut saya. Perlu ditingkatkan, tidak hanya santri yang harus ditingkatkan. Tapi, msayarakat umum juga, khususnya yang usia remaja,” ucapnya.

Menurut Toha, santri merupakan harapan umat. Hal ini dikarenakan santri adalah pelajar yang menuntut agama. “Santri adalah harapan umat dan bangsa,” tandasnya.(ct1)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Indra Arfiandi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
{