Cianjur Update

Dari 1.503, Hanya 350 Koperasi yang Aktif di Cianjur

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdagin) Kabupaten Cianjur menyebut hanya 350 koperasi yang aktif di Kota Santri. Padahal, setidaknya ada 1.503 koperasi yang terdaftar di Cianjur.

Kepala Diskupperindagin Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra menjelaskan, berdasarkan jumlah di Kabupaten Cianjur ada 1.503 koperasi yang berbadan hukum. Akan tetapi, yang aktif hanya 350 koperasi.

“Sebetulnya cukup banyak sih ada 1.503, namun yang aktif ini hanya sekitar 350-an. Ya ini mungkin ini faktornya sudah banyak tidak beroperasi lagi, tapi kami tidak bisa membubarkan koperasi, yang bisa membubarkan itu hanya anggota atau pengurus,” tuturnya kepada Cianjur Update, Rabu (5/10/2022).

Lebih lanjut, Tohari mengungkapkan, ketika koperasi punya pengurus, kegiatan, pemerintah punya kewajiban dalam memberikan pembinaan terhadap mereka. “Ya, kalau tidak ada buat apa. Jadi kami saat ini hanya membina 350 koperasi,” ucap dia.

Pihaknya menyebut, dari 350 koperasi masih banyak yang tidak melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara rutin, sementara melakukan RAT secara rutin itu setiap tahun diharuskan.

“Maka dari itu saya berharap mudah-mudahan para koperasi yang ada di Cianjur ini bisa aktif, membawa dampak yang positif terhadap perkembangan perekonomian di kabupaten Cianjur,” ucap dia.

BACA JUGA: Tak Ada Jembatan, Pelajar Cianjur Selatan Rela Seberangi Sungai Demi Sekolah

Sebelumnya, Diskoperdagin menggelar pelatihan dan uji kompetensi kepada puluhan koprasi yang ada di Kabupaten Cianjur di Aula Plut Pacet Cianjur, Rabu (5/10/2022). Kegiatan ini, kata Tohari, diikuti oleh 25 koperasi yang ada di Cianjur.

“Dan mudah-mudahan para pengurus dan manager ini bisa menambah ilmu terkait pengembangan koperasi yang ada di Cianjur,” ujarnya.

Dengan terciptanya hal tersebut, lanjut Tohari, sehingga kegiatan-kegiatan koperasi yang mereka lakukan ini ini sesuai sesuai dengan harapan dari masyarakat dan anggota koperasi.

Tohari menjelaskan, nantinya mereka ini akan diberikan pelatihan materi sebanyak 11 standar atau ilmu dan menteri yang sampaikan narasumber kepada peserta ini.

“Nah nanti 11 standar ini harus betul-betul bisa standar nilainya. Jadi mudah-mudahan nantinya mereka pada saat di uji kompetensi di assessment para processor nilainya di atas standar,” kata dia.(ren/afs)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami