Nasional Update

Hasil Autopsi Brigadir J, Ada Enam Retakan di Kepala

CIANJUR UPDATE, Jambi – Kuasa Hukum keluarga Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J Kamaruddin Simanjuntak mengumumkan hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J.

Pengumuman itu ditayangkan dalam live streaming di You tube Hendro Firlesso pada Kamis 28 Juli 2022.

Dalam tayangan itu, Kamarudin mengatakan, ada dua orang perwakilan keluarga Brigadir J dalam proses autopsi ulang dan visum et repertum yang menemani dokter forensik.

Dirinya pun membeberkan hasil autopsi ulang Brigadir J menurut penglihatan kasat mata lewat perwakilan keluarga yang juga tenaga medis.

“Pertama. Ketika kepalanya dibuka otaknya sudah tidak ditemukan,” ujar dia.

Ketika diraba dokter forensik, kata dia, ada lobang di bagian rambutnya. Lubang tersebut tembus ke mata dan hidung ketika disondek atau ditusuk.

“Diduga bahwa almarhum Brigadir Yoshua ditembak dari belakang kepala sehingga jebol sampai ke hidung depan. Tembak garis lurus. K datar dia dari lubang belakang kepala ke lobang hidung depan,” kata dia.

Hadil Autopsi Ulang Brigadir J: Otak Pindah ke Perut

Dari hasil pengamatan kedua perwakilan keluarga itu tembakan diduga bermula dari belakang kepala. Kemudian ada enam retakan di kepala diduga karena tembakan.

Saat dibuka bagian perut hingga ke kepala, Kamaruddin menyebut, diketahui otak Brigadir J yang pindah ke bagian perut.

“Otaknya rupanya dipindah ke bagian perut,” jelas dia dia.

Pihaknya menunjuk Magister Kesehatan Herlina Lubis serta salah seorang dokter Martina Aritonang dalam proses pengamatan dan analisis hasil Autopsi dan visum et repertum Brigadir J. 

Lalu, dirinya mengaku bertemu dengan Herlina Lubis serta Martina Aritonang supaya melihat hasil dari forensik Brigadir J dan di-akta-notariskan.

Seperti diketahui, dokter forensik serta kepolisian telah melaksanakan autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J. Autopsi ini dilakukan dalam proses penyelidikan kasus tembak-menembak antar polisi yang terjadi di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo.

“Apa yang menjadi laporan dari duta atau wakil keluarga kita menjadi akte autentik dan sudah di-akta-notariskan,” kata Kamaruddin.

Dirinya juga mengatakan, berdasarkan hasil autopsi ulang Brigadir J, didapati juga diduga tembakan dari leher yang mengarah ke bagian bibir.

“Dari lehernya ditembakan tembus ke bibirnya. Itu tembakan kedua,” jelas Kamaruddin.

“Itulah secara umum. Tetapi sebenarnya masih banyak lagi temuan-temuan. Tapi itu semua sudah di-aktakan-notaris,” ucap dia.

Kamaruddin juga berpendapat, dalam satu hingga dua hari ini mereka hendak melaporkan temuan itu ke polisi supaya tidak terjadi distorsi oleh orang lain.(afs)

Berita Terkait

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami