Ketahuan Hendak Mencuri Motor, Seorang Pria di Cibeber Diamuk Warga

CIANJURUPDATE.COM, Cibeber – Seorang pria kepergok hendak mencuri sepeda motor di halaman parkir Masjid Besar Miftahusa’adah depan alun-alun Kecamatan Cibeber, Rabu (27/1/2021). Warga pun menghajar pelaku hingga babak belur.

Diketahui pelaku berinisial AS merupakan warga Pangandaran, saat melakukan aksinya, AS tidak menyadari bahwa Atep Saiful warga Pasir Hayam Cianjur Cilaku yang merupakan pemilik motor Honda Beat warna hitam dengan Nopol F 2606 XR sedang mengawasi aksinya.

“Saat itu pelaku menyimpan rokoknya di dasboard motor, saya pun mulai curiga karena pelaku mencoba merusak kunci kontak motor saya dengan gunting. Kemudian saya lapor ke petugas parkir,” terangnya kepada wartawan, Kamis (28/1/2021).

Saat ditegur, pelaku sempat berkelit dan mencoba untuk kabur. Atep pun secara spontan meneriakinya maling.

“Sontak saja warga yang berada di lokasi mengejar pelaku dan memukulinya dengan geram,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh saksi yang berada di lokasi kejadian, Yudi menuturkan insiden itu terjadi sekitar jam 13.00 Wib. Saat itu dirinya sedang berada di halaman masjid dan duduk di samping pelaku.

“Pelaku mencoba menyalakan motor, namun ditegur sama pemilik motor. Pelaku pun kabur lewat gang, lalu ditangkap oleh warga,” ujar Yudi.

Sementara itu, Kapolsek Cibeber, Kompol Bambang mengatakan, pelaku baru akan melakukan percobaan pencurian motor, bukan begal yang ramai diperbincangkan warga. Pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Polsek Cibeber.

“Saat ini pelaku sedang dalam proses lidik untuk pengembangan, jadi kami belum bisa berbicara banyak,” ujarnya.

Pihaknya menjelaskan, pelaku melancarkan aksinya dengan menggunakan gunting yang sudah dimodifikasi dan saat ini pelaku masih diamankan di Polsek Cibeber.

“Kemarin kami langsung lakukan pemeriksaan terhadap pelaku, hanya saja pelaku tidak mau bicara karena masih mabuk dan badannya memar setelah dihakimi warga,” ucapnya.

Karena kemarin pelaku tidak bisa dimintai keterangan, hari ini pihaknya akan melakukan pemeriksaan kembali untuk pengembangan kasus.

“Kami akan periksa dulu, setelah itu kasus ini akan dikembangkan karena pencurian bermotor ini pasti tidak dilakukan sendiri, melainkan berkomplot. Maka dari itu akan kami periksa dulu agar melihat titik terang dimana keberadaan komplotanya,” tandasnya.(ian/ren)

Exit mobile version