Cianjur Update

KKN UM Bandung Gelar Seminar UMKM di Desa Babakankaret Cianjur

CIANJUR UPDATE, Cianjur – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung menggelar seminar UMKM di Aula Desa Babakankaret, Kecamatan Cianjur, Senin (29/8/2022). Seminar ini bertajuk “Membangun Strategi Bisnis Pada Sektor UMKM di Era Digitalisasi”.

Dalam seminar ini, terdapat dua pemateri, yakni Mentor UMKM dari Asosiasi Industri Kecil Menengah Agro (AIKMA) Cianjur Syarifah Syofiah Al Habsy dan Owner Brownies Tauco Yeti Sumiati.

Syofiah menjelaskan, UMKM merupakan penopang negara. Ketika pandemi Covid-19 melanda, perusahaan besar banyak yang gulung tikar dan merumahkan karyawannya.

“Sementara UMKM yang malah semakin menjamur. Maka dari itu, UMKM itu penopang negara. UMKM itu kreatif dan inovatif,” kata dia di sela-sela penyampaian materi.

Sementara itu, Yeti Sumiati berbagi pengalamannya dalam membangun bisnis Brownies miliknya, yakni Bron.co. Menurutnya, pedagang dan pengusaha memiliki sejumlah perbedaan.

“Pedagang itu hanya menjual, punya modal, beli barang, lalu jual sendiri. Sementata pengusaha, mereka mengatur dan melakukan manajemen baik keuangan, SDM, dan lain sebagainya,” ucap dia.

Kepala Desa Babakankaret Isep Solihin yang diwakili Sekretaris Desa Babakankaret An An Anisah mengapresiasi kegiatan yang digelar mahasiswa KKN UM Bandung tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Desa Babakankaret yang memiliki UMKM.

“Untuk itu kami mohon arahan dan bimbingan dari narasumber khususnya untuk masyarakat kepada pada pelaku UMKM. Mudah-mudahan acara ini bisa berjalan sesuai dengan harapan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan untuk ibu-ibu,” ungkap dia.

Menurutnya, mahasiswa KKN UM Bandung di Desa Babakankaret bisa memberikan ilmu kepada pegiat UMKM. Sehingga, masyarakat bisa lebih dimudahkan dalam berusaha.

“Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan di rumah masing-masing,” jelas dia.

Baca Juga: Rayakan HUT RI ke-77 dan Hari Anak Nasional, PAUD Kecamatan Cipanas Gelar Karnaval

Dosen Pembimbing Lapangan KKN UM Bandung Desa Babakankaret, Asep Suwarna menjelaskan, seminar ini memberikan gambaran mengenai peluang yang akan muncul dalam berusaha.

“Seminar ini adalah tukar informasi dan pengalaman, antara warga Babakankaret dan para expert usaha. Sebab, UMKM sangat merajalela dan menjadi penopang di level terendah sampai internasional,” jelas Asep.

Asep pun mengungkapkan, peluang dalam memajukan UMKM akan terus terbukan. Maka dari itu, ilmu mengenai bisnis perlu diketahui oleh para pegiat UMKM.

“Narasumber bisa sharing mengenai kemasan produk dan bagaimana memulai usaha sampai menjadi besar,” ucap dia.

Ketua Kelompok KKN, Arya Lintang mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Babakankaret. Ia menyebut, pihak pemerintah desa dan masyarakat antusias dalam menyimak apa yang disampaikan narasumber.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menjadi pemantik agar UMKM yang ada di Desa Babakankaret dapat memajukan bisnis masyarakat dan meningkatkan taraf hidup warga sekitar,” singkat dia.(afs)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami