Libur Lebaran 2025, Hunian Hotel dan Restoran di Cianjur Anjlok 21 Persen

CIANJURUPDATE.COM – Tingkat hunian hotel dan restoran di Kabupaten Cianjur selama Lebaran 2025 mengalami penurunan signifikan. Dibandingkan tahun sebelumnya, angka hunian turun sekitar 20 hingga 21 persen.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Cianjur, Nano Indra Praja, mengonfirmasi penurunan ini.
“Penurunan 20-21 persen ini berkaitan dengan kondisi ekonomi masyarakat dan efisiensi pemerintah. Bulan Februari dan Maret, terutama selama Ramadan, kondisi hotel dan restoran kurang baik,” ujarnya, Rabu (2/4/2025).
BACA JUGA:Â Harga Emas Antam & Pegadaian Kompak Melejit di Hari Kedua Lebaran 2025, Cek Rincian Lengkapnya!
Menurutnya, momen Lebaran seharusnya menjadi peluang bagi pengusaha hotel dan restoran. Selama 30 hari Ramadan, 25 hari di antaranya cenderung sepi pengunjung.
“Biasanya H-7 atau H-5 menjadi puncak kunjungan. Namun tahun ini, tamu masih sepi dibandingkan tahun lalu,” tambahnya.
Berdasarkan data, jumlah kamar hotel di Cianjur pada 1-31 Maret 2025 mencapai 1.857 unit. Dari jumlah itu, tingkat hunian hanya 48 persen atau 891 kamar. Sebanyak 851 kamar dihuni WNI dan 40 kamar ditempati WNA.
BACA JUGA:Â Tim Khusus Pengendalian Banjir Jabodetabek dan Cianjur Resmi Dibentuk, Wamen PU Ditunjuk Jadi Ketua
Selama periode cuti bersama Lebaran, tingkat hunian semakin menurun. Dari total 1.857 kamar, hanya 44 persen atau 817 kamar yang terisi. WNI menempati 777 kamar, sementara WNA hanya 40 kamar.
Nano berharap pemerintah meninjau kembali kebijakan efisiensi yang mempengaruhi sektor pariwisata.