CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cianjur, Hj Anita Sincayani Herman, melaksanakan kunjungan monitoring pelayanan KB MOW ke RSUD Sayang Cianjur, Jumat (1/10/2021).
Dalam kunjungan tersebut, turut didampingi Kepala DPPKBP3A Cianjur Heri Suparjo serta Wakil Direktur RSUD Sayang dr H Neneng Efa Fatimah.
“Saya berharap, semua peserta KB MOW benar-benar mantap ber-KB dan dapat melaksanakan pengaturan kelahirannya dengan baik,” ujar Anita disela-sela kunjungannya, Jumat (1/10/2021).
Ketua DPPKBP3A Cianjur, Heri Suparjo menjelaskan, pelayanan KB MOW ini merupakan hasil kerja sama dengan RSUD Sayang Cianjur.
“Di mana dalam kegiatannya akan dilakukan secara kontinyu, setiap Jumat dan Sabtu,” paparnya.
Ia pun mempersilakan bagi masyarakat yang ingin mengikuti pelayanan KB MOW secara gratis, dapat menghubungi petugas KB terdekat.
Nantinya petugas akan memfasilitasi pelayanan KB MOW di RSUD Sayang Cianjur dan sebelumnya harus mengikuti skrining setiap Kamis.
“Dengan adanya program layanan KB MOW ini, diharapkan dapat menurunkan angka kelahiran total (TFR) di Cianjur dan keikutsertaan masyarakat untuk ber-KB dapat meningkat,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Sayang dr H Neneng Efa Fatimah mengungkapkan, bahwa pelayanan KB MOW di RSUD Sayang akan melayani peserta sebanyak 10-15 calon saja.
“Semua pelayanan akan dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu dengan jumlah peserta 10-15 orang,” imbuhnya.
Lalu apa sih itu MOW?
Sebagai informasi, Metode Operasi Wanita (MOW) atau biasa disebut dengan tubektomi merupakan kontrasepsi yang bertujuan menghentikan kesuburan dengan tindakan medis berupa penutupan tuba uterine/ tuba falopii.
MOW sangat efektif dalam mencegah kehamilan. Angka kegagalan setelah MOW adalah 0,5 kehamilan per 100 perempuan selma tahun pertama penggunaan.
Tubektomi dilakukan dengan cara mengikat dan memotong atau memasang cincin pada saluran telur (tuba Fallopii).
MOW dapat dilakukan setiap waktu selama siklus menstruasi apabila diyakini secara rasional klien tersebut tidak hamil. MOW juga dapat dilakukan pada hari ke-6 hingga ke-13 dari siklus menstruasi serta pascapersalinan.
MOW jenis minilaparaskopi dapat dilakukan dalam waktu 2 hari atau 6 minggu atau 12 minggu pasca persalinan. MOW dapat pula dilakukan pascakeguguran dengan persyaratan tertentu.(sis)