Cianjur Update

Naik Kelas, RSUD Pagelaran Masih Minim Fasilitas

CIANJUR UPDATE, Pagelaran – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pagelaran saat ini masih minim sarana prasarana penunjang.

Padahal kini statusnya telah naik kelas dari tipe D menjadi C.

Fasilitas penunjang yang belum dimiliki diantaranya rumah ibadah Masjid dan Rumah Dinas (Rumdin) untuk para dokter spesialis.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Pagelaran, dr. Jan Izaac Ferdinandus, Sp.S mengatakan, saat ini pihaknya belum memiliki masjid sebagai sarana penunjang ibadah.

“Masjid tidak ada. Sementara ini kami masih memakai aula untuk menjadi mushola darurat,” katanya kepada Radar Cianjur.

dr. Jan Izaac Ferdinandus, Sp.S juga mengaku, saat ini RSUD Pagelaran belum memiliki rumah dinas untuk ditempati para dokter.

Baca Juga: Permudah Pelayanan Pasien, RSUD Pagelaran Naik Kelas

Namun para dokter hanya dapat fasilitas mengontrak rumah dibiayai oleh RSUD Pagelaran.

“Rumah dinas kontrakan. Maunya itu rumah dinas pribadi dari rumah sakit yang kelola sendiri,” ujarnya.

Terlebih, saat ini ada dokter spesialis yang tinggal di Kecamatan Sukanagara sehingga pulang pergi dengan jarak yang lumayan cukup jauh

“Memiliki dedikasi yang sangat tinggi untuk rumah sakit, mereka mau datang ke sini kapanpun waktunya, kalau mereka dipanggil untuk operasi, mereka datang untuk operasi,” paparnya.

Rencananya lokasi rumah dinas bagi para dokter spesialis akan dibangun masih dalam arena rumah sakit seluas tiga hektare.

“Karena di belakangnya selain untuk pembangunan yang tadi, ada master plan nya untuk pembangunan rumah dinas. Karena masih ada ketersedian areanya di belakang rumah sakit,” ungkapnya.

Baca Juga: Tolong Korban Kecelakaan, Kapolres Cianjur: Bentuk Pengabdian Pada Masyarakat

Pembangunan Dilakukan Secara Bertahap

Sementara itu, Bupati Cianjur, Herman Suherman mengatakan, pembangunan RSUD Pagelaran akan dilakukan secara bertahap.

“Saya pernah tegor, Alhamdulillah ada perkembangan sehingga sekarang pasiennya cukup banyak. Adapun fasilitasnya kita bertahap,” kata Herman.

Herman menambahkan, pembangunan terhambat karena adanya wabah Covid 19.

“Dulu rumah dinas RSUD Pagelaran akan dibangun melalui anggaran dari CSR PLN, namun ada Covid-19 akhirnya ada reschedule (menjadwalkan ulang),” tandasnya.(afs)

Berita Terkait

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami