Pembangunan Harus Tepat Guna
Penulis: Dr. Indra kristian, S.I.P., S.Kom.,MA.P.,CIQaR (Pengamat Kebijakan Publik)
![](/wp-content/uploads/2021/10/IMG-20211031-WA0042-780x470.jpg)
Pembangunan yang baik adalah pembangunan yang selaiknya sesuai dengan Rencana Jangka Panjang Pembangunan Daerah (RJPMD). Artinya harus ada sustainability dalam pembangunan. Prinsip pembangunan yang seperti ini tentunya sesuai dengan prinsip Sustainability Development Goals (SDG’S).
Akhir-akhir ini gencar diberitakan oleh media mengenai hampir selesainya pembangunan jalan layang Kota Baru Parahyangan di Pintu Tol Timur ₩adalarang. Akses jalan layang ini dari gerbang keluar Padalarang timur langsung mengarah ke perumahan elite Kota Baru Parahyangan.
Pembangunan jalan layang ini pun ternyata menuai banyak kritikan. Hal ini bisa dilihat misalnya ketika salah satu media informasi Info Jawa Barat memposting tulisan di media sosial Instagram. Banyak sekali kritikan terkait pembangunan jalan layang tersebut.
Beberapa netizen bahkan menyayangkan pembangunan ini tidak melihat dari sisi urgency yang ada di masyarakat. Bahkan salah satu netizen berpendapat bahawa pembangunan ini bukan untuk mengurai kemacetan tapi untuk memperlancar penjualan property di Kota Baru Parahyangan yang membuka cluster baru di dekat IKEA dengan view danau.
Sebagai pengamat kebijakan publik, saya berpendapat bahwa, sebuah rencana pembangunan selain berpatokan kepada RJPMD juga harus melihat dari urgency yang dibutuhkan masyarakat. Sepertinya akan berterima kasih masyarakat KBB jika jalan layang itu di buat 3 runs dari arah Cianjur ke Padalarang menuju ke pintu tol. Atau belok ke arah Cimareme dan Cimahi dan arah kebalikan dari pintu tol ke arah Ciburuy dan ke arah Cikalong.