Pemeran Jamal Preman Pensiun Ditangkap Polisi karena Narkotika

CIANJURUPDATE.COM – Sosok yang dikenal sebagai pemeran Jamal dalam sinetron ‘Preman Pensiun’ ditangkap polisi. Dia ditangkap kembali atas penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Peria bernama asli Zulfikar itu diamankan personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung yang dipimpin oleh Kasat Narkoba AKBP, Irfan Nurmansyah, di indekosnya kawasan Jalan Cisaranten, Kota Bandung pada Kamis (27/8) malam.

“Pada Kamis malam, tim Satnarkoba melakukan penangkapan terhadap AA dan Z (Zulfikar),” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Ulung Sampurna Jaya seperti dikutip dari Detik pada Jumat (28/8/2020).

Penangkapan terhadap pesinetron pemeran preman ini berawal dari ditangkapnya seorang pengedar berinisial AA. Saat ditangkap, AA mengaku pernah menjual narkotika jenis sabu ke Jamal (Z). Ia membeli narkotika tersebut dengan harga Rp 500 ribu.

Atas informasi itu, polisi lantas melakukan pengembangan dan menangkap Jamal Preman Pensiun. Saat ditangkap, polisi hanya menemukan bong asal yang habis digunakan oleh Jamal. Hal itu diperoleh usai dilakukan pengembangan hingga menangkap Jamal di kosannya.

Kemudian Ia pun lantas dicek urin. Dari hasil pengecekan urin, Jamal yakni Z ternyata positif methampetamine alias sabu.

Akui Sulit Tinggalkan Narkoba

Ia sempat ditangkap terkait sabu-sabu. Tepanya pada tahun lalu atau tepatnya bulan Juli 2019. Saat itu, Jamal menjalani rehabilitasi di Lido, Sukabumi.

Disampaikan Jamal atau Z di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung, Jumat (28/8/2020). Ia pun akui sulit meninggalkan pengunaan narkotika, terlebih pada masa lockdown.

“Memang agak berat ketika baru keluar rehab, situasi sedang lockdown dan memang pekerjaan dan lainnya sedang sulit bagi saya. Terakhir kemarin saya tergoda untuk memakai lagi (sabu),” ungkapnya.

Bukan hanya itu, Ia pun meminta maaf atas perbuatannya tersebut. Dan bergarap peristiwa yang dia alami menjadi pembelajaran kepada banyak orang untuk tidak mendekati dan memggunakan narkotika.

“Saya minta maaf sebesar-besarnya kepada keluarga, umumnya pada masyarakat, jangan sampai mengalami apa yang saya alami,” pungkasnya.(ct4/rez)

Exit mobile version