Rute Jalan Menuju Gunung Patuha

Masih terdapat satu lagi gunung yang menghias kawasan Bandung Selatan yakni gunung Patuha. Gunung ini memiliki ketinggian 2.434 mdpl dan dianggap paling tinggi di pegunungan kawasan Bandung bagian Selatan ini. Area hutan yang terdapat di Patuha tergolong hutan hujan tropis dengan suhu dari 10 hingga 20 derajat celsius.

Daya Tarik Wisata Gunung Patuha

rute-menuju-gunung-patuha
@exploregunung_

Keunikan gunung Patuha berasal dari bentang alam yang unik dengan status gunung berapi dan masih aktif. Selain itu terdapat legenda dan mitos yang berkaitan dengan gunung Patuha. Simak beberapa hal unik lainnya berikut ini:

  1. Memiliki 2 kaldera yang mengagumkan

Menurut sejarah tercatat bahwa status gunung aktif gunung Patuha sempat meletus sebanyak dua kali, kemudian meninggalkan 2 buah kaldera atau kawah yang berukuran besar. Kawah pertama adalah Kawah Saat dan kawah kedua adalah Kawah Putih. Selain menjadi destinasi para pendaki, kedua kawah ini juga dijadikan sebagai rekreasi di area kawah

  1. Sejarah gunung Patuha dan pemburu kesunyian

Legenda yang menyebar dari sekitar penduduk menyebutkan bahwa puncak gunung Patuha dijadikan lokasi perkumpulan Karuhun atau leluhur asli Sunda. Nama gunung Patuha berasal dari kata Patua yakni gunung tua atau gunung Sesepuh.

Selain terkenal dengan legenda yang berbau mistik, kondisi hutan di jalur pendakian terkesan rapat sehingga para pendaki harus berhati-hati. Kesan alami dan jarang dilalui oleh para pendaki membuat gunung Patuha terkesan sunyi. Bagi kamu yang membutuhkan suasana sunyi dan tidak bertemu banyak orang. Maka bagi para pemburu kesunyian, wajib mendaki gunung satu ini.

  1. Ditemani keindahan lumut

Selama melakukan pendakian menuju puncak maka hamparan lumut adalah pemandangan lain yang bisa kamu nikmati. Lumut memang seringkali berada pada hutan hujan tropis yang terkesan panas namun meninggalkan kelembaban. Hal ini yang mendukung pertumbuhan lumut terus terjadi, kamu bisa melihat lumut dengan beragam bentuk dan jenisnya yang cantik.

  1. Turun ke Kawah Saat

Sesuai namanya Kawah Saat yang berarti kawah yang tidak memiliki bendungan air seperti kawah pada umumnya. Area kawah memiliki turunan yang tajam, sangat disarankan berhati-hati untuk sampai ke bagian dasar kawah. Terdapat makam tepat di tengah kawah dan banyak orang sering bermalam di sana. Biasanya para peziarah akan melantunkan doa dan sejumlah sesajen.

 

Lokasi Gunung Patuha

Objek wisata Kawah Putih menjadi acuan yang mudah untuk kamu yang ingin mendaki ke puncak Patuha. Perkiraan waktu tempuh dari kota Bandung ke pintu masuk pendakian gunung Patuha sekitar 2 jam perjalanan. Tepatnya berlokasi di  desa Sugihmukti kec. Pasirjambu Kab. Bandung.

Harga tiket masuk untuk bisa mendaki gunung Patuha adalah sebesar Rp. 18.000 per-orang. Kemudian sewa transportasi bernama ontang-anting hingga ke parkiran Kawah Putih sebesar Rp. 35.000 pulang-pergi.

 

Waktu yang Tepat untuk Pergi ke Gunung Patuha

Keindahan bentang alam di gunung Patuha bisa kamu nikmati di pertemuan musim hujan dan kemarau. Sebab kondisi hujan ekstrem akan membuat jalur licin dan menghambat perjalanan. Sedangkan jika ditempuh saat musim kemarau, bisa jadi tumbuhan yang ada akan perlahan mengering dan tampak gersang.

2 kawah yang tersedia bisa menjadi alternatif destinasi setelah sampai ke puncak. Jika menginginkan suasana kawah yang ramai, maka pilih Kawah Putih. Sedangkan jika menginginkan suasana yang tampak sunyi dan sedikit menantang, maka pilihan jatuh pada Kawah Saat.

Selain kondisi fisik prima, pastikan pula menggunakan perlengkapan maksimal seperti jaket tebal dan sarung tangan. Tak lupa pakaian panjang untuk menghindari goresan dengan batu atau tumbuhan tumbang yang menghalangi jalur pendakian.

 

Bagaimana Saya Bisa ke Gunung Patuha?

Perjalanan dari kota Bandung ke pintu masuk pendakian berjarak sekitar 52 kilometer. Rute melalui tol Soreang-tol Pasir Koja, kemudian belok ke jalur sebelah kanan yakni ke Jalan Al-Fathu.

Dari Jalan Al-Fathu maka lanjutkan perjalanan hingga Jalan Cipatik Soreang dan belok kanan menuju terusan Jalan Raya Ciwidey. Setelah melalui jalan raya Ciwidey, kamu harus sampai ke jalan Patengan Ciwidey yang membutuhkan jarak sampai 10 kilometer dari jalan utama.

Setelah di jalan Patengan, maka ambil jalur ke kiri dan kurang dari 5 kilometer tibalah di pintu masuk gunung Patuha, tepatnya pintu masuk area Kawah Putih. Dari tempat ini kamu bisa gunakan kendaraan pribadi atau naik ontang Anting untuk tiba di titik nol pendakian.

Persiapkan seluruh perlengkapan yang dibutuhkan dengan maksimal, apabila kamu berencana untuk bermalam di puncak. Kapasitas tenda di area puncak sebanyak 5 tenda dengan masing-masing kapasitas tenda berjumlah 4 orang.

Gunung Patuha adalah definisi kesunyian gunung yang layak untuk kamu telusuri hingga ke puncak. Selain untuk mengetahui sejarah dan legenda yang masih terjaga hingga saat ini. Maka mendaki gunung Patuha menjadi kesempatan yang tidak boleh kamu lewatkan.

Tinggalkan komentar