Semua Korban Sumur Dengan Gas Beracun di Cianjur Berhasil Dievakuasi, Perjuangan Tim SAR Penuh Inspirasi

CIANJURUPDATE.COM – Setelah kurang lebih 6 jam proses evakuasi, akhirnya keempat korban yang terjebak dalam sumur dengan gas beracun di Kampung Panahegan, Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Cianjur berhasil dievakuasi, Rabu (6/3/2024) pukul 21.25 Wib.

Empat warga tersebut diketahui bernama Hada (39), Jajang (31), Wahab (50), dan Idin (42). Korban pertama ditemukan pada pukul 17.33 Wib, kedua pada pukul 20.30 Wib, ketiga ditemukan pada 21.05 Wib, dan terakhir ditemukan pada 21.55 Wib.

Baca Juga: Ada Gas Amonia dan Klorin Beracun dalam Sumur di Cianjur yang Menewaskan Empat Korban

Semua bermula ketika korban bernama Hada hendak memperbaiki pompa air yang berada dalam sumur. Sumur tersebut memiliki kedalaman sekitar 8-9 meter.

Selang beberapa lama, Hada tak kunjung naik ke permukaan dan diduga terpeleset. Alhasil, warga lainnya secara beruntun masuk ke dalam sumur tersebut.

BACA JUGA: Bukan Menggali Sumur, Korban Sumur Gas Beracun di Cianjur Hendak Perbaiki Pompa Air

Akan tetapi, hingga waktu yang cukup lama, keempat korban belum juga bisa naik ke permukaan. Sampai akhirnya diketahui ada gas beracun dalam sumur tersebut.

Kasie Operasi Basarnas Jawa Barat, Supriono menjelaskan, ada beberapa kendala di lapangan, tetapi pihaknya bisa bersinergi dengan unsur SAR yang lain.

“Ini diperlukan petugas dengan kompetensi khusus. Tidak sembarang personel bisa mengevakuasi korban di dalam sumur. Karena ada peralatan khusus seperti SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) dan teknik dalam lowling dan lifting, jadi diperlukan kemampuan tim rescue di vertikal dan ruang terbatas,” ujar dia kepada wartawan.

Dalam evakuasi ini, kata dia, ada kendala waktu karena mental dan psikis petugas harus diperhitungkan. Sehingga ada penambahan personel dari Basarnas Provinsi Jawa Barat.

BACA JUGA: Kronologi Warga Terjebak di Sumur dengan Gas Beracun di Cugenang, Peristiwa Mencekam yang Mengancam Nyawa

“Akhirnya percepatan alhamdulillah dari jam 21.25 tadi bisa berhasil dievakuasi,” ucap dia.

Pihaknya pun sudah menguji dengan gas detector, dan hasilnya memang dalam sumur tersebut terdapat gas beracun.

“Tetapi dengan alat SCBA (Self Contained Breathing Apparatus) alhamdulillah dari tim penolong sampai evakuasi kita zero accident,” ungkap dia.

Gas beracun tersebut, kata dia, disebabkan karena sumur yang ada di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Cianjur tersebut sudah lama tertutup.

BACA JUGA: Satu Korban Sumur Gas Beracun di Cugenang Berhasil Dievakuasi, Kondisinya Bikin Merinding

“Sehingga, otomatis kemungkinan ada gas metana yang terdapat di dalam sumur,” jelas dia.

Ia pun mengimbau apabila terjadi hal seperti ini lagi, warga tidak boleh langsung menolong. Mengingat, korban sudah tidak responsif.

“Langkah pertama ya menghubungi aparat setempat jangan sampai terulang seperti ini,” tutup dia.

Exit mobile version