Soal Bantuan Dana Gempa Cianjur, Bupati Cianjur: Kebijakan Ada di Pemerintah Pusat

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Bupati Cianjur H Herman Suherman mengatakan, kebijakan dalam percepatan bantuan dana stimulan rumah rusak akibat gempa Cianjur ada di pemerintah pusat. Sementara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur hanya membantu.

“Besok, informasi dari deputi 3 BNPB, besok akan diumumkan yang tahap 2 yang tahap 3 juga akan diajukan. Nanti tahap 1, 2, 3 akan diumumkan, dan bagi warga yang belum termasuk daftar 1, 2, 3 itu terakhir tahap 4, nyisir semuanya harus ditangani,” kata dia dikutip dari akun Instagram @h.hermansuherman, Senin (16/1/2023).

Ia pun menegaskan kebijakan dalam percepatan bantuan dana stimulan rumah rusak akibat gempa Cianjur ada di pemerintah pusat. “Bupati cianjur hanya membantu pemerintah pusat dalam rangka mempercepat dan merealisasikan, kebijakan ada di pemerintah pusat,” ucap dia.

Meskipun begitu, Herman berharap bantuan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk korban gempa Cianjur bisa dicairkan. Terlebih, banyak warga terdampak yang masih tinggal dalam tenda.

“Saya berharap bantuan dari Kementerian Keuangan untuk korban gempa cianjur bisa segera dicairkan, karena saya merasa kasihan banyak warga yang sudah lama tinggal di dalam tenda yang siang terasa panas dan malam akan kedinginan.,” jelas dia.

BACA JUGA: Bocah 10 Tahun di Sukaluyu Cianjur Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri

Herman meminta warga yang rumahnya masuk kategori rusak berat untuk segera membersihkan puing-puing bangunan. Hal ini dilakukan agar pembangunan bisa dipercepat.

“Agar dapat segera di bangunkan rumah baik secara mandiri atau melalui Aplikator yang ditunjuk oleh kementerian PUPR dan bangunannya lulus uji gempa,” jelas Herman.

Pada Februari, lanjut dia, diharapkan semua puing-puing bangunan sudah selesai dibersihkan jelang bulan Ramadhan. Sehingga, masyarakat bisa membangun, baik secara mandiri atau melalui aplikator.

“Saya imbau untuk yang mandiri membangun rumah dengan struktur tahan gempa. Membangun gampang, tapi tidak tahan gempa, sayang kan. Pemerintah sayang sama warga bukan mempersulit. Untuk keselamatan warga, jadi selamat kalau ada gempa,” jelas dia.(afs)

Exit mobile version