Tentang Jawa Barat

Sewaktu kecil, Kamu pasti pernah mendengar kisah Lutung Kasarung dan Sangkuriang. Kisah-kisah tersebut menjadi tontonan menarik dikala masa kanak-kanak, bahkan buku-buku tentang dongeng tersebut? laris manis terjual dan menemani hari-hari Kamu. Cerita tersebut berasal dari Jawa Barat, provinsi yang terletak di Barat pulau Jawa.

Jawa Barat yang terkenal dengan suku dan bahasa Sundanya memang memiliki beribu kisah yang tidak akan selesai diceritakan. Ada banyak sekali sejarah, budaya, adat istiadat atau bahkan mitos yang tersimpan disana. sebelum mengawali cerita tentang tanah ini, Kamu harus tahu dulu tentang sejarah singkat Jawa Barat.

Sejarah Singkat

PRASASTI KEBUN KOPI, JAWA BARAT
credit : indahhardi.files.wordpress.com/

Konon pada abad ke-5, Jawa Barat masih menjadi bagian dari kerajaan bernama Tarumanagara. Cerita ini diamini oleh para ilmuan. Sebab beberapa prasasti yang dipercaya berasal dari prasejarah telah ditemukan  disana. Setidaknya ada 7 prasasti yang menyebar di seluruh wilayah Jawa Barat. Ketujuh prasasti itu ditulis dengan aksara Wengi dan Sansakerta.

Kerajaan tersebut kemudian berakhir dengan munculnya kerajaan Sunda yang menguasai Kali Serayu sampai Ujung Kulon. Ibu kota kerajaan Sunda terletak di Pakuan Pajajaran yang sekarang dikenal dengan Bogor. Banyak prasasti peninggalan kerajaan tersebut yang masih terjaga hingga sekarang. Kamu bisa menemukan benda-benda peninggalan kerajaan Sunda tersebut, yang diantaranya:

  • Prasasti Kebon Kopi II
  • Prasasti Ulubelu
  • Prasasti Cikapundung
  • Prasasti Perjanjian Sunda-Portugis
  • Prasasti Batu Tulis
  • Prasasti Huludayeuh

Barulah pada abad ke- 16 kesultanan Demak muncul dan menguasai beberapa wilayah milik kerajaan Sunda. Beberapa diantaranya adalah pelabuhan Cerbon yang sekarang dikenal dengan kota Cirebon. Pelabuhan ini kemudian berkembang menjadi kesultanan Cirebon. Setelahnya, pelabuhan Banten juga melepaskan diri dan mendeklarasikan kerajaan bernama kesultanan Banten.

Karena khawatir akan kekuatan Demak, Raja Sunda Sri Baduga Maharaja melakukan perjanjian dengan pihak Portugis agar pelabuhan Sunda Kelapa tidak jatuh ke tangan musuh. Sayangnya, peperangan antara kerajaan Sunda dan Demak-Cirebon terjadi sebelum perjanjian itu terealisasikan. Peristiwa penting yang terjadi selama situasi panas ini adalah:

  • Penyerangan pelabuhan Banten pada tahun1526 oleh koalisi Demak-Cirebon.
  • Pada tahun itu juga armada Portugis dikalahkan dan dihabisi oleh mereka.
  • Pada tahun 1527, pangeran Fatahillah memenangkan perang di Kelapa.
  • Pakuan Pajajaran dan koalisi Cirebon-Demak melakukan perjanjian damai pada tahun 1531.
  • Kerajaan Sunda akhirnya jatuh ke tangan kerajaan Banten pada tahun 1576.

Sekian abad setelah masa penaklukan itu, pemerintah Hindia-Belanda berhasil menguasai sebagian besar wilayah itu dan mengubah namanya menjadi Provinsi Jawa Barat. Barulah pada tanggal 17 Agustus 1945, Hindia-Belanda menyerahkan wilayah Jawa Barat ke pemerintahan Republik Indonesia yang baru dibentuk.

Rumah Adat Jawa Barat

Masyarakat Jawa Barat memang terkenal memiliki bermacam-macam kebudayaan yang unik. Kebudayaan khas Jawa Barat ini bisa Kamu temukan dengan mudah. Misalnya dari bentuk artistik rumah adat disana. Paduan warna serta bahan bangunannya memiliki nilai-nilai filosofis tersendiri yang akan membuat Kamu takjub. Berikut ini rumah-rumah adat yang bakal Kamu temukan di Jawa Barat:

  1. Imah Badak Heiuay

Makna dari nama ini adalah badak yang sedang menguap. Bentuk rumah badak Heiuay di Sukabumi ini sebenarnya hampir mirip dengan rumah Tagog Anjing. Karakteristik yang membuatnya berbeda adalah bagian atap belakangnya yang melewati tepian-tepian rumah. Jika diperhatikan, rumah ini mirip badak sedang yang menguap.

  1. Rumah Togog Anjing

Sama seperti diatas, Rumah adat ini mirip anjing yang duduk (togog). Rumah ini biasanya digunakan oleh masyarakat Garut ketika membangun huniannya. Karakteristik dari rumah Togog Anjing adalah pada bagian atas  yang menyambungkan 2 atapnya berbentuk segitiga. Sedangkan sisi lainnya dari atap tersebut menyatu dengan bagian depan. Fungsinya sebagai tempat berteduh di teras rumah.

  1. Imah Julang Ngapak

Desain rumah ini banyak dipakai oleh warga Tasikmalaya. Bentuk atapnya yang melebar dikedua sisinya membuatnya mirip dengan burung yang mengepakkan sayapnya. Sama seperti makna dari rumah Julang Ngapak itu sendiri. Atapnya dibuat dari lapisan ijuk dan rumput ilalang yang diikat menjadi satu dengan kerangka atap bambu.

  1. Imah Jolopong

Hunian klasik paling populer di Jawa Barat. Rumah adat ini mempunyai makna terkulai. Sesuai dengan artinya, pada bagian atap terlihat seperti tergolek lurus menyerupai orang terkulai. Atapnya sendiri memiliki 2 bagian yang jika ditarik keatas akan membentuk segi tiga sama kaki.

  1. Imah Parahu Kumureb

Nama lain dari rumah ini adalah perahu tengkurep. Sesuai dengan namanya, desain rumah adat ini memiliki empat bagian yang dua diantaranya berbentuk trapesum. Dua bagian lainnya yang berada di sisi kiri-kanan berbentuk segi tiga sama sisi. Sehingga kalo diperhatikan memang seperti perahu terbalik. Sayangnya rumah adat ini jarang digunakan sebagai hunian kecuali oleh beberapa masyarakat Ciamis.

Selain yang disebutkan diatas, rumah adat Jawa Barat masih ada banyak lagi. Diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Rumah Capit Gunting yang biasanya
  • Rumah adat Kasepuhan

Makanan Khas Jawa Barat

Tidak hanya rumah adat yang bakal Kamu temukan disana. Jawa Barat juga memiliki makanan-makanan khas yang unik. Beberapa diantaranya telah familiar di telinga Kamu.  Sedangkan makanan khas lainnya mungkin belum pernah Kamu jumpai. Berikut daftar nama-nama makanan khas Jawa Barat lengkap dengan review singkatnya:

  • Nasi Lengko

Makanan khas pantai utara daerah Cirebon ini tidak seperti nasi pada umumnya. Karena nasinya dipadukan dengan isian gorengan (gorengan berisi sayur-sayuran), daun kucai, mentimun dan tauge. Diatasnya ditaburi daun goring yang masih segar.

  • Tapai Ketan

Olahan khas Sunda satu ini adalah olahan yang dibuat dari beras ketan. Biasanya akan selalu muncul ketika lebaran tiba. Paduan rasanya, antara tapai dan ketan akan membuat kejut lidah orang-orang yang mencicipinya.

  • Nasi Jamblang Daun Jati

Makanan yang berasal dari Cirebon ini telah ada sejak zaman penjajahan Belanda. Para warga di desa Jamblang yang menciptakannya. Bungkusnya memakai daun pohon jati dan lauk pauknya cukup beragama. Sekitar 40 lauk yang bisa Kamu pilih ketika membelinya di Cirebon.

  • Lepet Kuningan

Di beberapa daerah di Indonesia, makanan satu ini sudah tidak asing lagi. Siapa yang menyangka jika makanan ini berasal dari daerah Kuningan dan Sumedang. Biasanya disajikan ketika hari raya idul fitri dan idul adha.

  • Karedok

Karedok adalah makanan khas daerah Sunda. Namanya memang sedikit aneh. Tapi tidak dengan rasanya. Kaya dengan berbagai rasa dari berbagai sayuran segar, seperti mentimun, kacang panjang, kol, daun kemanggi dan terong.

  • Dodol Garut

Makanan satu ini memang sudah tidak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia. Sudah terkenal dimana-mana. Biasanya dijadikan oleh-oleh ketika hendak bersilaturrahmi ke sanak famili atau teman dekat.

  • Asinan Bogor

Kota Bogor tidak hanya memiliki wisata alamnya. Tetapi juga kuliner-kuliner uniknya. Seperti makanan satu ini. Asinan Bogor dibuat dari aneka sayuran sehat yang dipadukan dengan saus pedas dan asamnya yang khas.

  • Tahu Gejrot

Lagi-lagi kabupaten Cirebon yang menciptakan kuliner satu ini. Bagi orang yang belum tahu, nama makanan ini memang sedikit aneh. Padahal jika telah mencicipnya orang tersebut bakal ketagihan. Disajikan dengan kuah bumbu cabe, bawang merah dan gula yang disiram ke potongan tahu, kuliner ini nikmat di santap di pagi hari.

  • Surabi

Makanan yang cukup terkenal di tanah Jawa ini ternyata berasal dari daerah Bandung.  Surabi sendiri memiliki 2 jenis, surabi asin dan surabi manis. Surabi manis biasanya disiram dengan kuah kinca. Sedangkan surabi asin terkadang ditaburi oncom diatasnya.

  • Tahu Sumedang

Siapa yang tidak mengenal tahu sumedang?. Cita rasa dan teksturnya yang khas memang menjadi daya tarik bagi masyarakat di pulau Jawa. Karena ketenarannya, tahu Sumedang dapat Kamu jumpai di setiap  kota dan daerah di Indonesia.

  • Batagor

Makanan satu ini sudah tidak perlu Kamu ragukan. Batagor sebenarnya adalah perpaduan gaya makanan Indonesia dan Tionghoa yang diciptakan orang Sunda. Cita rasa bumbu kacangnya yang nikmat, sekarang bisa Kamu temukan di seluruh wilayah Indonesia.

  • Cireng

Masyarakat Jawa Barat memang menyukai olahan makanan dari bahan aci. Tidak mengherankan jika cireng (aci digoreng) berasal dari daerah ini. Sekarang Kamu bisa menikmati cireng dengan berbagai bentuk dan varian rasa.

Tempat Bersejarah di Jawa Barat

Beragam kuliner khas dan rumah adat di Jawa Barat bukanlah satu-satunya alasan mengapa Jawa Barat cukup terkenal dari daerah lainnya di tanah Jawa. Sebab disana juga, Kamu bisa belajar mengenai tempat-tempat bersejarah. Diantara tempat paling bersejarah di Jawa Barat adalah:

  1. Observatorium Bosscha

Keberadaannya diakui sebagai tempat penelitian bintang tertua di Indonesia. Dulunya, observatorium ini dibangun oleh Perhimpunan Bintang Hindia Belanda. Sejak diakui oleh pemerintah sebagai salah satu tempat bersejarah yang harus dilindungi, Observatorium Bosscha menjadi tempat yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan sampai sekarang.

  1. Rumah penculikan Soekarno

Konon presiden dan wakil presiden pertama Indonesia, Soekarno-Hatta pernah diculik dan dibawa ke rumah ini. Tapi pelakunya bukanlah musuh. Melainkan oleh Djiauw Kie Siong, salah seorang anggota Pasukan Pembela Tanah Air. Motif penculikannya karena ia ingin keduanya merumuskan proklamasi kemerdekaan sesegera mungkin.

  1. Istana Cipanas

Berlokasi di kaki Gunung Gede Cianjur, tempat ini dulunya pernah menjadi istana kepresidenan. Pemilik awal istana ini adalah tuan tanah Belanda. Kemudian area ini menjadi tempat peristirahatan Gustaaf Willem Baron Van Imhoff, Gubernur Hindia Belanda pada waktu itu.

  1. Istana Bogor

Sebelum diresmikan sebagai salah satu dari 6 istana kepresidenan, bangunan ini dijadikan tempat peristirahatan para gubernur Hindia Belanda. Barulah pada tahun 1949, bangunan ini diserahkan kepada pemerintah Indonesia.

  1. Museum Talaga Manggung

Museum yang berlokasi di Sukabumi ini menyimpan berbagai macam bukti sejarah. Baik berupa prasasti dari kerajaan-kerajaan yang pernah berkuasa sampai benda-benda berharga milik kerajaan tersebut. museum ini dulunya adalah bekas petilasan Kerajaan Talaga Manggung (1371-1819 M).

  1. Museum Palagan Bojong Kokosan

Sama seperti diatas, museum ini juga berada di Sukabumi.  Tujuan berdirinya museum ini untuk mengenang para pejuang yang mengorbankan hidupnya dalam pertempuran melawan penjajah. Museum ini memiliki 2 ruangan. Ruangan pertama berisi benda-benda bersejarah. Sedangkan ruangan lainnya diisi miniatur-miniatur tentang peristiwa yang terjadi selama perang berlangsung.

Selain tempat-tempat diatas, ada banyak lagi tempat bersejarah yang bisa Kamu kunjungi. Beberapa tempat bersejarah lainnya adalah:

  1. Taman Purbakala Cipari Kuningan
  2. Situs tapak Gajah
  3. Prasasti Batu Tulis
  4. Gedung Juang Tambun
  5. Monumen Rawa Gede
  6. Terowongan Lampengan
  7. Situs Ciung Wanara Karangmulyan
  8. Museum Zoologi Bogor

Tempat Wisata Rekomendasi di Jawa Barat

Tidak hanya tempat wisata yang menjadi daya tarik Jawa Barat. Sebab disana, Kamu pasti akan tergiur dengan destinasi wisata alamnya yang indah. Berikut 15 wisata alam di Jawa Barat yang banyak diburu para wisatawan:

  1. Kawah Putih Bandung

Puncak gunung Patuha memiliki bermacam-macam pesona eksotis. Salah satunya adalah kawah putihnya yang cukup terkenal. Kawahnya berwarna cokelat susu ketika hari-hari biasa dan berubah menjadi kehijauan jika musim panas tiba. Suhunya sekitar 9-22 derajat celcius.  Ditengah perjalanan mendaki, akan ada pemandangan kebun teh yang memanjakan mata.

  1. Stone Garden

Di kota Padalarang, tepatnya di gunung Masigit-Cipatat destinasi ini berada. Dulunya bukit ini belum terkenal seperti sekarang. Orang-orang biasanya menjadikannya spot foto prewedding. Disana Kamu akan disuguhi jejeran batu yang artistik. Waktu terbaik melancong kesana adalah pagi dan sore hari. Kalian akan menyaksikan hamparan luas bebatuan dan padang rumput yang indah.

  1. Green Canyon

Selain gunung dan bukit, Jawa Barat juga memiliki destinasi sungainya yang menawan. Tepatnya di kota Pangandaran desa Kertayasa. Kamu bisa menjelajahi sungai yang diapit oleh 2 tebing ini. para pengunjung benar-benar disuguhkan suasana alam yang masih natural. Seakan tengah berekreasi ke daerah yang belum terjamah.

  1. Curug Cikaso

Berlokasi di desa Ciniti, kota Sukabumi Curug Cikaso menjadi salah satu tujuan yang paling banyak diburu wisatawan. Ketinggian Air terjun Cikaso ini kurang lebih 80 meter. Di sisi-sisinya terdapat tebing yang begitu memikat mata. Belum lagi dengan bentangan pepohonan di sekitarnya. Setiap orang akan betah berlama-lama di curug Cikaso.

  1. Alam Panenjoan Purwakarta

Jika Kamu ingin melihat pemandangan indah dari atas, maka Alam Panenjoan di desa Sindang Panon Purwakarta ini bisa dicoba. Panenjoan sendiri bermakna memandang, Artinya pengunjung bisa memandang bentangan perkebunan teh yang indah dari atas. Disediakan tempat berupa balkon yang biasa digunakan pengunjung untuk menikmati suasana kebun-kebun indah dari atas bukit.

  1. Kampung Karuhun

Kampung yang terletak di daerah Sumedang ini bernuansa khas pedesaan yang indah. Serta dipadukan dengan fasilitas lengkap yang akan memanjakan wisatawan. Kamu akan menikmati suasana tenang dan nyaman dari hutan tropis dan area persawahan. Berbagai spot foto bisa kamu temukan disana. Salah satunya adalah gembok cinta yang biasa menjadi tempat favorit anak-anak muda.

  1. Telaga Remis

Selain tempat-tempat wisata diatas, Jawa Barat juga punya danau yang sangat menawan. Tepatnya di kaki gunung Ciremai, kabupaten Kuningan. Menyuguhkan keindahan danau yang kehijau-hijauan dan dikerubungi pohon-pohon pinus yang rimbun. Suasana yang menyegarkan mata ini tidak akan mengecewakan Kamu.

Semua cerita dan tulisan tentang Jawa Barat diatas memang belum cukup. Ada banyak sekali sejarah, makanan, dan wisata yang belum diceritakan. Jika berkunjung kesana, Kamu bisa mencarinya atau bahkan menemukan sendiri sesuatu yang baru. Karena pesona Jawa Barat akan lebih terasa berbeda jika Kamu mengeksplornya, bukan dari membaca kilasan singkat dari cerita atau tulisan orang.

Tinggalkan komentar