Warga Bergotong-royong Membersihkan Benteng Karoseri yang Ambruk di Kelurahan Muka

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Puluhan warga Kampung Margaluyu RT 01/RW 21 Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur bergotong-royong membersihkan saluran air yang terhambat oleh material reruntuhan benteng Bengkel Karoseri yang ambruk pada Senin (15/2/2021).

Salah seorang warga Kampung Margaluyu, Enang (50) mengungkapkan, sudah banyak petugas yang datang ke lokasi ambruknya benteng dari bangunan bengkel ini sejak kemarin.

“Kalau malam ada dari kepolisian, tapi sekarang hanya petugas kebersihan, petugas pengairan, dan warga yang masih gotong-royong membersihkan saluran air ini,” tuturnya kepada Cianjur Update, Selasa (16/2/2021).

Enang mengatakan, belum diketahui secara pasti apakah pihak bengkel akan mengganti kerugian kepada warga yang terdampak banjir tersebut atau tidak.

“Masalah penggantian itu belum tahu apakah akan mengganti semua atau tidak. Namun pasti sedikitnya ada, mudah-mudahan saja pihak bengkel bisa mengganti kerugian itu kepada warga yang terdampak,” paparnya.

Puing-puing material bangunan tersebut, lanjut Enang, tidak akan dibuang tetapi akan diolah dan dijadikan pondasi bangunan yang baru.

“Tidak akan dibuang pastinya juga akan dijadikan bahan untuk pondasi itu lagi soalnya kan jebol cukup besar akan dimasukin kembali jadi bahan pondasi kayanya,” ungkapnya.

Ia bersama tim kebersihan yang lain tengah berupaya membereskan puing-puing ambruknya benteng, karena dikhawatirkan hujan akan turun lagi.

“Kami berusaha membereskan semuanya sebelum hujan turun, khawatir akan terjadi luapan banjir lagi,” imbuhnya.

Enang mengungkapkan, benteng yang ambruk merupakan bengkel yang di dalamnya terdapat rangka mobil dan kolam berisi ikan lele dan patin.

“Kolam di dalam benteng karoseri itu kayaknya jebol, karena banyak ikan lele dan patin yang keluar dari celah kolam. Sebagian warga bahkan banyak yang mancing di sekitar sungai itu,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, benteng pembatas bengkel karoseri setinggi delapan meter dan panjang 30 meter di Kampung Margaluyu, RT 01/RW 21, Kelurahan Muka, Kabupaten Cianjur ambruk pada Senin (15/2/2021) pukul 17.00 Wib.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun puluhan rumah warga terdampak akibat benteng tersebut ambruk ke sungai dan menyebabkan air sungai tersebut meluap hingga naik ke rumah warga.

Menurut penuturan seorang saksi, Haji Wahyudin (51) mengatakan, ambruknya benteng tersebut terjadi pada saat hujan deras yang turun secara terus-menerus.

“Kejadiannya sekitar pukul 17.00 Wib, saya juga sempat kaget. Pas ambruk, bongkahan temboknya masuk ke saluran air, terus airnya naik, dan masuk rumah warga,” ujarnya kepada Cianjur Today, Selasa (16/2/2021).

Ia menyebut, ada satu rumah warga yang jebol akibat luapan air dari sungai tersebut.

“Satu rumah jebol karena luapan air dari sini, selain itu puluhan rumah lainnya pun terkena. Jadi si air masuk ke rumah warga di semua RW 15, itu total ada 35 rumah. Sebagian di RW 21 juga sama rumahnya ada yang kemasukan air dari luapan sungai,” ungkapnya.

Mengenai adanya korban, ia mengatakan, ketika ambruk tidak ada korban karena kondisi saat itu sedang hujan.

“Alhamdulillah tadi tidak ada korban, hanya ada yang luka saja tadi dua orang, dia lukanya itu pas lagi beresin sisa materialnya, kakinya terkena kawat,” paparnya.

Hingga saat ini, pihak BPBD, dibantu PMI, TNI-Polri serta masyarakat masih melakukan pembersihan sisa-sisa reruntuhan.(ct9/afs/sis)

Exit mobile version