Cianjur Update

Begini Mekanisme Pencairan Bantuan Rumah Rusak Gempa Cianjur, Netizen: Ribet!

CIANJUR UPDATE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengumumkan mekanisme pencairan bantuan stimulan rumah rusak akibat gempa Cianjur. Hal itu disampaikan melalui akun instagram resmi BPBD Cianjur @bpbd_cianjur, Selasa (3/12/2022).

“Sehubungan dengan adanya perubahan Mekanisme Penyaluran Bantuan Stimulan Rumah Rusak yang asalnya diberlakukan 2 termin : 40℅ dan 60℅. Menjadi 3 termin yaitu : 40℅, 30℅ , dan 30℅,” tulis lembaga tersebut.

Mekanisme tersebut diketahui sesuai dengan arahan Deputi Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPBD) pada kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan pada Sabtu, (31/12/2022) di Gedung Universitas Putra Indonesia (UNPI).

“Maka dari itu, perlu disampaikan bahwa perubahan mekanisme pencairan akan diberlakukan sesuai ketentuan yang baru, dan dimulai setelah format permohonan serta pernyataan dishare ke setiap Desa sehingga masyarakat bisa menghubungi Desa masing-masing,” tutup lembaga itu.

Warga pun dapat melihat contoh surat permohonan tersebut di Instagram BPBD Cianjur. Untuk lebih jelas, berikut ini adalah mekanisme pencairan bantuan stimulan rumah rusak akibat gempa Cianjur.

BACA JUGA: Arti dan Makna Kata Rungkad yang Sebenarnya, Bahasa Gaul yang Sedang Tren

Mekanisme Pencairan Bantuan Gempa Cianjur

  • Membuat surat permohonan pencairan ditujukan kepada PPK DSP BPBD
  • Surat pernyataan tanggungjawab mutlak atas penggunaan dana bantuan stimulan perbaikan rumah yang ditandatangani oleh penerima ;
  • Dokumen bukti kepemilikan lahan / Hak guna atas tanah yang ditempati pembangunan/perbaikan rumah yang diketahui oleh pemerintah setempat;
  • Berita acara hasil penilaian oleh Tim Teknis yang sudah dievaluasi dan disetujui oleh Ketua Tim Teknis;
  • Dokumentasi/Foto (sebelum,saat dan setelah) atau dokumen pendukung lainnya sebelum pembangunan/perbaikan dan setelah pembangunan/perbaikan Rumah 100%.

Namun, kabar tersebut ternyata mendapat perhatian dari masyarakat, khususnya warga terdampak gempa Cianjur. Mereka menilai mekanisme pencairan bantuan stimulan rumah rusak akibat gempa Cianjur tersebut terlalu berbelit-belit.

“Pak Jokowi waktu di gadung pidato dan menarahkan, di situ ada gubernur Jawa barat, bupati Cianjur, BPBD dan dari pihak bank mandiri,pak Jokowi bilang ingin peroses agaradministrasi pencairannya tidak berbelit-belit sehingga menyulitkan warga,ini malah perubahan terus.kami sebagai warga Cianjur yg terdampak gempa bumi rusak berat,” tulis akun @pratama_luthfi

“Ternyata seribet inii, da lamun gaduh acis mah ngomeken, ngabangun rumah teh ku uang sendiri we teu kudu nungguan dibere,” tulis akun @sitinurhasanah_64.

“Padahal mah lain fuit pribadi para pajabat nya ,,jg lain duit earisan ti nenek moyang na ,etamah duit rakyat tina ladang pajak jg nulaina bagiken we atuh tong loba unak anik nu ngalieurken para korban,” tulis akun @goengwungkul.

“Bapa punten Bade iraha saur nateh NU rusak berat cair na abdi tos nampi buku tabungan na kloter 1 tapi teu Acan Aya info pencairan na ,kalah Nguping NU rusak ringan sareng sedang Bade pencairan ka 2,” tulis akun @nurqnurhalizah.(afs)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami