Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Lagi Ngurek Bukannya Dapat Belut Malah Nemu Bayi, Warga Cikondang Cianjur Geger

Terbit 25 Okt 2021 12:23 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Lagi Ngurek Bukannya Dapat Belut Malah Nemu Bayi, Warga Cikondang Cianjur Geger — Cianjur Update
Foto: Istimewa

CIANJURUPDATE.COM, Bojongpicung – Warga Kampung Genteng RT 02/RW 01, Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung, Kabupaten Cianjur dibuat geger dengan penemuan jasad bayi yang dibuang di selokan, Senin (25/10/2021).

Informasi yang dapat dihimpun, jasad bayi diduga baru dilahirkan itu ditemukan salah satu warga bernama Dika yang sedang mancing belut atau ngurek di selokan.

Sekitar pukul 15.30 Wib, Dika menemukan bayi yang mengambang. Mulanya ia mengira apa yang ia temukan merupakan bangkai binatang, setelah didekati ternyata jasad bayi.

Iklan sevilage

Sontak ia pun menjerit minta tolong dan langsung melapor pada Ketua RT 02. Setelah melihat langsung, Ketua RT langsung melaporkan penemuan bayi itu pada Pemerintah Desa Cikondang, Kecamatan Bojongpicung Cianjur.

Baca Juga
Cianjur MUA Community Gelar Gala Dinner Anniversary ke-8, Dihadiri 200 Peserta dan Puluhan Vendor
Berita · Berita terkait

Tak lama, aparat Polsek Bojongpicung dan tim puskesmas mengevakuasi jasad bayi yang diduga dibuang itu.

“Jasad bayi dibawa ke Puskesmas Cikondang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Ucap Ade Ketua RT 02.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar, jasad bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan berat badan 1,5 Kg dan tinggi 80 Cm.

Menurut medis Puskesmas Cikondang, dr Rita Juniar, bayi tersebut kondisinya belum membusuk dan masih terdapat plasenta.

Baca Juga
BPK Temukan 120 ASN di Cianjur Terdaftar Jadi KPM, Uang Bantuan Bakal Dikembalikan
Berita · Berita terkait

“Diperkirakan dibuangnya sekitar 5-8 jam yang lalu dan tidak ditemukan bekas penganiayaan,” tuturnya.

Namun bila ingin memastikan lebih lanjut dibuangnya masih hidup atau sudah meninggal, itu harus diautopsi. Sementara ini jasad bayi malang tersebut masih tergolong primatur.

“Untuk kepentingan lebih lanjut maka jasadnya dibawa pihak Polsek Bojongpicung ke RSUD Cianjur,” pungkasnya.(asi/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
{