Cipanas Update

UPTD Pasar Cipanas Angkat Bicara Soal Temuan Bangkai Celeng di Jalur Protokol

CIANJURUPDATE, Cipanas – Adanya sejumlah temuan bangkai potongan babi hutan atau celeng di wilayah jalur protokol, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Cipanas mempertegas tidak ada penjualan hewan berbulu hitam tersebut di kawasan ritel itu.

Kepala UPTD Pasar Cipanas, Widya Pratiwi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Ketua Apdas Cianjur bahwa memang dari dulu sudah ada komunitas pemburu babi hutan. Sehingga pihaknya meyakini temuan bangkai potongan celeng itu dibuang oknum tersebut.

“Kebetulan juga rekan-rekan dari para pemburu mengetahui bahwasanya memang ketika mereka memburu babi hutan itu daging-dagingnya diambil untuk dijual ke resto-resto China,” ungkap Widya saat ditemui, Selasa (27/9/2022).

Bahkan, lanjut Widya, pihaknya kini telah berkoordinasi pula dengan komunitas pemburu babi yang ada, dan mempertegas bahwasannya memang di pasar Cipanas ini tak akan mungkin terdapat penjualan.

BACA JUGA: Peringati HUT RI, UPTD Pasar Cipanas Gelar Turnamen Mini Soccer

Karena memang saat ini, menurut Widya, penjualan untuk daging sapi di pasaran juga sangat sulit. Bahkan terkait perbedaan daging celeng atau babi hutan itu sangat berbeda dengan daging sapi.

“Jadi masing-masing pedagang juga sudah mengetahui mana daging sapi asli dan mana daging celeng. Mereka sudah mengetahui dari teksturnya, warna, maupun perbedaan lain. Kalau daging celengan itu relatif lebih banyak lapisan lemaknya jadi otomatis gampang diidentifikasi oleh para pedagang,” tuturnya.

Lebih lanjut Widya menjelaskan, di hari-hari biasa pun pihaknya selalu melakukan pengecekan, apalagi saat menjelang hari raya idul Fitri, tentu semua pihak akan bergerak lebih dalam penelusurannya terkait daging.

“Jadi dijamin daging celeng ini tidak mungkin masuk di pasar Cipanas,” katanya.

Selain itu, lanjut Widya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan komunitas pemburu babi ini bahwasannya sudah diperingati bahwa tidak membuang kulit kepala ataupun tulang-tulang daging babi di pinggir jalan.

“Jadi bagusnya di kubur atau dibakar. Maka dari itu masyarakat Cipanas umumnya Cianjur tidak perlu takut beli daging sapi di pasar Cipanas aman dari daging celeng,” tutupnya. (ren)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami