Cipanas Update

Harga Cabe-cabean di Pasar Cipanas Melejit Naik

CIANJUR UPDATE, Cipanas – Lebih dari tiga pekan, harga cabe-cabean dan komoditas lain di Pasar Rakyat Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melejit.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Cipanas Widya Pratiwi mengatakan, harga cabe-cabean di pasar Cipanas khususnya telah mengalami kenaikan sekitar hampir 90 persen.

“Jadi yang mengalami kenaikan itu mulai dari harga cabai rawit merah yang mencapai Rp 90 ribu, dari harga sebelumnya hanya Rp 40 ribu perkilo, kemudian harga rawit hijau dari semula Rp 30 ribu, kini menjadi Rp 60 ribu perkilo,” terangnya.

BACA JUGA: 3 Makanan Khas Sumedang yang Enak dan Menggugah Selera

Selain cabai rawit, lanjut Widya, cabai merah TW dan tanjung pun mengalami kenaikan. Cabai merah tw dan tanjung dari harga semula Rp 35 ribu perkilo, kini menjadi Rp 80 ribu.

“Jadi kenaikannya lumayan cukup tinggi, yakni sebesar Rp 40 ribu,” ujarnya.

Menurutnya, kenaikan harga cabe-cabean tersebut disebabkan karena curah hujan yang cukup tinggi, sehingga para petani gagal panen.

“Kemungkinan besar karena cuaca yang kurang bagus, sehingga para petani gagal panen, karena cabainya pada busuk dan berjatuhan,” kata Widya.

“Jadi kalau biasanya petani dapat satu ton cabai, kini hanya lima kuintal saja,” sambungnya.

BACA JUGA: Bupati Cianjur Resmikan Kolam Air Panas di Cipanas

Dari adanya hal tersebut, menurutnya, berdampak pula terhadap tingkat penjualan para pedagang. Meskipun di sisi lain, kebutuhan masyarakat masih terbilang stabil.

“Karena pasokan dari petani berkurang z dan kemungkinan harga pupuk juga naik, maka secara otomatis harga sejumlah komoditas sayur pun melejit,” kata dia.

“Mudah-mudahan saja tidak ada kenaikan lagi menjelang idul kurban nanti, sehingga tak berpengaruh dan merugikan masyarakat,” tandasnya. (hrm)

Berita Terkait

Back to top button

Harap Ijinkan Iklan di Situs Kami

Sepertinya Anda menggunakan pemblokiran iklan. Kami mengandalkan iklan untuk membantu mendanai situs kami